Dear 2014
Mengawali tahun ini,saya coba lagi membuka blog.Mumpung masih ada semangat hasil dari suntikan liburan akhir tahun.
Rasanya seperti mati suri setahun penuh.Tak sempat lagi bersenandung diblog ini.Banyak alasan,sibuklah,bosan pun,mati ide,dan lain sebagainya.Kasiannya blog-ku yang baru lahir beberapa bulan yang lalu ini.Jika ibarat anak,tentu saja masih seperti bayi merah yang sudah mulai belajar merangkak.Cep cep cep....berharap tahun ini,keinginan - keinginan akan indahnya dunia merangkai kata - kata tidak hanya menjadi keinginan - keinginan semata.Mulai dari bertahab,dari "nol",walau dengan merangkak dulu.Semoga...
Blog ini sengaja saya buat,awalnya dengan maksud ,sebagai wadah untuk semua tulisan - tulisanku yang berserakan (kesannya sudah kek pinter nulis saja).Ada juga untuk menghemat kertas - kertas yang akhirnya seperti biasa hanya akan menumpuk semakin tinggi tanpa arti.Lalu berakhir ditong sampah,atau naik keloteng rumah dan lama - lama habis dirusak oleh tikus - tikus.Tragis.
Tak mau hanya dan selalu seperti ini saja.Padahal setiap berjalan atau melihat sesuatu,interprestasi diotakku akan memunculkan deretan kata - kata,yang meski singkat.Terkadang nyambung antara ide kemarin dan kemarinnya.Semua itu sering tertuang didalam deretan syair - syair saja.Yup...menurut saya,membuat barisan syair itu lebih mudah,simpel dan cepat .
Tapi baru - baru ini,agaknya,saya mulai bosan dengan hanya menulis syair...rasanya ingin menuangkan imajinasi kedalam rangkaian paragraf - paragrah.Cerpen kah?novel kah?.Semoga.
Bukan karena ingin membidik trend dipasaran negara kita ini.Yang mayoritas lebih gampang laku menjual novel,roman,kumcer dsb bila dibandingkan dengan kurpulan puisi atau syair.Tidak sama sekali.Jangankan membidik pasaran,bisa tembus kepasaran saja rasanya sudah sesuatu banget.
Dasarnya menulis itu "pasti" mudah.Menurut saya begitu.Tetapi sebagian orang ( juga saya), terkadang atau bahkan sering menemui titik buntu untuk mengembang kan ide - ide tulisan itu.Secara kasat mata,ide dan pengembangannya mungkin sudah sering sukses tergambar luas.Dibenak kita.Tetapi ketika dihadapkan dengan tuts - tuts keybord atau pena,mendadak gagu.Kaku,beku,berujung diam lalu bosan.Lebih parah dari "demam panggung".
Seperti itu terus.Sehingga berbulan - bulan lamanya berhenti sama sekali dari aktivitas menulis.Mati suri.Tidak pernah mau mencoba dalam waktu cukup lama.
Tapi ada rindu disana.Rindu bersenandung dengan kata - kata melalui tulisan,bagiku dunia kepenulisan itu sangat indah.Luas dan mecerdaskan.Tak pernah mati ataupun musnah.Istilahnya,ilmu tak akan pernah mati melalui tulisan.Tulisan seperti apa?.Semua tulisan.
Dari situlah kadang - kadang semangat untuk menulis dan terus belajar menggeluti dunia kepenulisan bangkit.Hari ini mungkin redup,tapi esok pasti akan ada saat dimana cahaya terang akan datang.
Biarlah sekarang seperti " angot - angotan" frekuensi menulisnya.Masih selalu dibalik layar,atau bahkan tulisannya hanya menjadi tumpukan ide.Tak apa,dengan keyakinan dan tetap belajar.Kelak pasti akan datang masanya.Semoga.
Jangan bosan untuk membaca tulisan saya disini yang belum beralur ya kawan.Karna berlajar itu akan slalu memerlukan ineraksi,koreksi dan tanggapan.
No comments:
Post a Comment