Monday, 9 September 2013

Belajar Jalan

Sampai sudah kita dibulan September di 2013.Rasa-rasanya baru kemarin aku menjadi anak remaja.Rasa-rasanya baru kemarin aku masih senang-senangnya kumpul bareng teman "hang out" setiap akhir pekan.Makan-makan,atau hanya sekedar cuci mata mencari udara segar.Ah.....baru meresapi kembali,bahwa kini aku sudah termasuk perempuan dewasa.Sudah bersuami,bahkan meski belum memiliki anak.Tetapi tak jarang aku pun disebut emak dijajaran teman-teman seusia dibawahku yang belum menikah.

Cepat berlalu,aku merasa tertinggal dan hanya berjalan ditempat.Mending klu sengaja jalan di tempat seperti 'treetmill'.Dapat manfaatnya,sehat.Lah ini malah seperti "hidup enggan,mati pun ogah".Berasa hanya diam ditempat.Padahal aku termasuk orang yang tidak suka monoton.Bagiku,"monoton itu menyedihkan",usia produktif tapi seperti pensiunan.Ah,tak seharusnya bukan?.

Ini Indonesia,entah yang pasti karena kultur budaya? dasar pendidikan?ataukah hanya masalah personal masing-masing individunya?.Karna "penyakit" monoton dan konsumtif itu rupa-rupanya sudah menjadi "momok" yang menyantaikan.Yah,aku bilang "menyantaikan".Karenaa aku pikir semua passti sudah mengetahui ketidak beresan berperilaku itu,hanya saja tidak mau "move on". Santailah saja.......begitu katanya.

Sampai kapan hey guysss......Tapi,semua perubahan itu dimulai dari diri mesing-masing bukan?.Baiklah,mari kita sadarkan diri kita masing-masing dulu.Dimulai dari aku.Aku harus berubah.Aku harus hidup.So?Mengawali bulan September yang katanya "September Ceria",yeuhhh atuh untuk diriku sendiri,kita Bismillah memulai hidupkan kehidupanmu.Tak usah dulu bermuluk-muluk memimpikan sesuatu.Simpel saja,niatnya,dan Go!.

Untuk kali ini,aku ingin memulai kembali untuk menulis.Menulis apa saja.Pirantinya blog gratisan ini dululah.Sambil terus belajar tentunya.

Dan katakan "monoton itu menyedihkan".

No comments:

Post a Comment