Sepagi tadi sambil menunggu rendaman cucian baju,iseng-iseng buka blog "emak-emak".Satu postingan yang aku baca adalah tentang "pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga".Atau entahlah pokoknya tentang Ibu Rumah Tangga.Ada yang bilang kalau "IRT "adalah status belaka,ada juga yang menyebut sebagai pekerjaan.
Well apapun itu,sebagai "IRT" yang amatiran (karena memang belum lama si menggeluti dunia ini trus juga belum ada anak pula,jadi serasa belum total gitu... :) ),aku meilai bahwa "IRT" itu memang status yang sangat membutuhkan keterampilan yang "multytalent".
Status "IRT" itu tidak melulu hanya wajid bisa masak.nepel,bersih-bersih,nyuci, dan mengasuh anak.Ah lebih dari itu.Dan jangan pernah mengira klu jadi "IRT" itu gampang,tidak sulit,karena orang bilang "cuma dirumah doang kan?habis selesai masak ya tinggal makan sama tidur trus ngabisin uang suami".
Oooo......gondok gue (hehehe...).Bukan maksud mempromokan status "IRT" beserta tugas-tugasnya ya.Tapi memang kenyataannya,sebagai "IRT" itu ternyata memang harus bermental baja tetapi tetap lembut,sabar yang luar biasa dan mengesampingkan ego,siap siaga 24 jam untuk istri,anak-anak dan anggota keluarga yang lain (jika dibutuhkan).Tidak ada istilah "pensiun dini",mungkin juga tidak ada istilah "week end" jika suami tidak "pengertian".
Jadi jangan pernah katakan "IRT"itu semudah membalik telapak tangan ya.Tidak heran jika balasannya syurga,dan boleh memilih masuk dari pintu mana saja.Karena memang durasi ke eksisannya sangatlah tak terperi.
Ni ya,klu boleh memilih ma,aku lebih memilih jadi pegawai kantoran.Atau wanita karirlah.Tiap bulan dapat gaji,jam kerjanya lebih jelas,week end bisa terasa lebih santai dan satu lagi,tidak gampang "stress" tentunya.
Dan "IRT" itu status dan pekerjaan idaman kodrati bagi setiap perempuan.Lalu masihkah anda mampu meremehkan peran perempuan sebagai "IRT" ?.
Well apapun itu,sebagai "IRT" yang amatiran (karena memang belum lama si menggeluti dunia ini trus juga belum ada anak pula,jadi serasa belum total gitu... :) ),aku meilai bahwa "IRT" itu memang status yang sangat membutuhkan keterampilan yang "multytalent".
Status "IRT" itu tidak melulu hanya wajid bisa masak.nepel,bersih-bersih,nyuci, dan mengasuh anak.Ah lebih dari itu.Dan jangan pernah mengira klu jadi "IRT" itu gampang,tidak sulit,karena orang bilang "cuma dirumah doang kan?habis selesai masak ya tinggal makan sama tidur trus ngabisin uang suami".
Oooo......gondok gue (hehehe...).Bukan maksud mempromokan status "IRT" beserta tugas-tugasnya ya.Tapi memang kenyataannya,sebagai "IRT" itu ternyata memang harus bermental baja tetapi tetap lembut,sabar yang luar biasa dan mengesampingkan ego,siap siaga 24 jam untuk istri,anak-anak dan anggota keluarga yang lain (jika dibutuhkan).Tidak ada istilah "pensiun dini",mungkin juga tidak ada istilah "week end" jika suami tidak "pengertian".
Jadi jangan pernah katakan "IRT"itu semudah membalik telapak tangan ya.Tidak heran jika balasannya syurga,dan boleh memilih masuk dari pintu mana saja.Karena memang durasi ke eksisannya sangatlah tak terperi.
Ni ya,klu boleh memilih ma,aku lebih memilih jadi pegawai kantoran.Atau wanita karirlah.Tiap bulan dapat gaji,jam kerjanya lebih jelas,week end bisa terasa lebih santai dan satu lagi,tidak gampang "stress" tentunya.
Dan "IRT" itu status dan pekerjaan idaman kodrati bagi setiap perempuan.Lalu masihkah anda mampu meremehkan peran perempuan sebagai "IRT" ?.
No comments:
Post a Comment